DARI TEORI KE AKSI: KULIAH LAPANGAN MANAJEMEN BENCANA MAHASISWA ADMINISTRASI PUBLIK DI KUNINGAN

Pada tanggal 2-4 Agustus 2024, Program Studi Administrasi Publik menyelenggarakan kuliah lapangan sebagai bagian mata kuliah manajemen bencana. Kegiatan ini berlangsung di Dusun Palutungan, Desa Cisantana, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat. Selama kegiatan, mahasiswa memfokuskan perhatian pada tiga indikator utama dalam manajemen bencana yaitu kerentanan (vulnerability), bahaya (hazard), dan risiko (risk). Tujuan dari kuliah lapangan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kepekaan mahasiswa terhadap tiga indikator tersebut dengan cara melakukan observasi langsung di lapangan.

Kegiatan kuliah lapangan ini mencakup berbagai aktivitas, termasuk observasi langsung terhadap objek-objek yang rawan bencana, berinteraksi dengan warga setempat, serta melakukan wawancara untuk mengumpulkan data yang relevan. Selama tiga hari dua malam, seluruh peserta menginap di rumah-rumah warga setempat untuk mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam dan data yang diperlukan.

Dengan adanya kuliah lapangan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan teori dari kelas, tetapi juga memperoleh wawasan praktis tentang kondisi nyata di lapangan terkait manajemen bencana. Pengalaman langsung ini diharapkan dapat meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap faktor-faktor yang dapat menyebabkan bencana, baik bencana alam maupun bencana sosial.

Kenza Putra Denaova

Kenza Putra Denaova
Mahasiswa Program Studi Sarjana Administrasi Publik
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Katolik Parahyangan